coratcoret

BIDADARI PRIBUMI

sumber : www.glogster.com

Dalam BUMI MANUSIA, Pramoedya Ananta Toer mengisahkan perjalanan sang bidadari indo bernama Annelis Millema yang penu
h dengan teka teki, keceriaan, kemurungan, kegembiraan, emosi, tangisan karena himpitan zaman feodalisme pergerakan, namun dihadapinya dengan keikhlasan didampingi manusia pribumi : Minke yang pada akhirnya harus berakhir tragis dan mengenaskan sebagai akibat dari efek pergolakan politik dalam Rumah Kaca, namun diakhir kisah Pramoedya dengan lantang menegaskan : ” Dia Runtuhkan mereka yang berkuasa dan naikkan mereka yang terhina ” (Teatrologi BUMI MANUSIA – Pramodeya Ananta Toer)

========+++++========
Modern ? entah apa arti kata tersebut, sejak awal abad 20 kata modern selalu diindentikkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan penemuan manusia dari mesin hingga jaringan seperti sekarang ini, yang membuat jarak begitu dekat. Cahaya mentari bersinar cerah ketika aku ingin sekali berselancar didunia maya, Internet? ya itu dia istilahnya, dan sekali lagi ntah apa maksudnya tapi yang jelas benda maya ini dapat membuat manusia terhubung begitu dekat, sedekat jari jari tangannya sendiri, sedekat itukah.? Mungkin saja.
LOVELY ROSI, nama itu memang tidak aneh ditelingaku, namun dalam ketidak acuhannku selama ini ternyata sirna, aku baru sadar ketika kuperhatikan foto yang terbingkai dalam dunia maya itu tersenyum, ah aku terpesona dibuatnya, seindah permata? mungkin saja tidak, karena aku sendiri belum pernah melihat sebuah permata. Ketika kukatakan ia cantik, dia membantahnya, karena menurutnya difoto sangat berbeda dengan yang nyata, mungkin saja ia benar, mungkin saja tidak, namun aku tetap pada pendirianku : Ia cantik, mempesona bagai bidadari, ya..bagai bidadari tetapi bukan dari kayangan yang penuh hayalan, cukuplah aku katakan..IA SECANTIK BIDADARI PRIBUMI..!!
Wanita memiliki semua keindahan bagi siapa saja yang melihatnya, tergantung dari sudut mana ia memandangnya, tidak semua wanita secantik pribumi, kadang ada saja wanita berlagak modern. gengsi, sok gaul atau apapun namanya berlaku seperti manusia Indo (barat.red) bukan pribumi walau nenek moyangnya seorang petani ataupun buruhtetap saja ia enggan mengakuinya, bertolak belakang memang.! seperti halnya juga kaum buruh yang tertindas oleh kebijakan dan kebusukan para elit borjuis diparlemen, masih untung aku bisa masih merasakan betapa indahnya Lovely Rosi bidadari pribumi itu, walaupun kelak akhirnya aku tidak dapat menggapainya dalam pelukanku.
Naif memang jika aku mengharap terlampau tinggi sementara kelasku cuma buruh pribumi yang kadang ditindas oleh pribumi lainnya untuk menjadi seorang budak.! tapi aku tidak akan pernah merangkak dihadapan mereka.! Dan untuk Lovely Rosi, aku sampai detik ini hanya bisa mengagumi, tanpa harus berharap, karena sebuah pengharapan akan mendatangkan kerancuan semata bagiku, bagi seorang manusia pribumi yang masih berkutat dengan berbagai permasalahannya….jangan tunggu aku menyukai, karena bagiku semua wanita pribumi adalah bidadari dimataku, tinggal mereka bilang suka dan aku akan menerima apa adanya, siapapun dia.!..aahhh..aku menguap letih, kukutip lagi kalimat sang maestro BUMI MANUSIA ” Memang bukan sesuatu yang baru jalan setapak ini,..memang selalu sering ditempuh, hanya saja sekarang perjalanan pematokan..” dan akupun tertidur.
**********
cerita yang menceritakan tentang seorang pribumi yang sedang jatuh cinta kepada wanita yang disebut lovely rosy ini sebenarnya bukan tulisan dare mecin sih hehe ini tulisan lama bang qbenk (owner http://seoborneo.com/)  , eits dare udah diijinkan kok buat postingan ini 🙂
pada paragraf ke 3 buat flasback ya haha dulu teman facebook dare ada yang suka ngomong begitu tiap dipuji , tapi ntah gimana kabarnya sekarang hehe *iklanlupakan
tulisannya ini itu kaya akan kata-kata , kata-kata yang gimana ya hmmm seperti puitis gitu lah *ndak tahu istilahnye ..
kalau menurut kalian? gimana tulisan ini kasi tahu dong pendapatnya hehe ??
sekian dulu postingan kali ini, sampai jumpa dipostingan selanjutnya 🙂 😀

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *