cerpen

WARNA KELABU HIDUP NADIA

Tangan Ayah menjelajahiseluruh tubuhku.Membuka satu persatu pakaian yang aku kenakan. Aku mulai memberontak.Namun, Ayah tetap menahanku dan melakukan perbuatannya. “Jangan, Ayah!  Sakit! Jangan lakukan itu padaku!” jeritku. Ayah tak memperdulikan apa yang aku katakan. Dia tetap mengikuti hawa nafsunya, seolah lupa tentang hubungan ayah dan anak kandung antara kami. Mungkin disebabkan oleh pengaruh alkohol yang diminumnya semalam. Tapi apayang terjadi…

Continue Reading

cerpen, coratcoret

Tumpahan Kopi Kintamani

sumber : miner8.com “Maaf mas , aku tak sengaja menumpahkan kopi nya” suara lembut dari seorang gadis yang terdengar sangat khawatir. Aku tak memperdulikan tentang suara gadis yang dari tadi meminta maaf itu, fokus ku hanya terletak pada tumpukan lembaran kertas putih yang kini berwarna coklat. Kebiasaan  mengopi sebelum kerja di Pontianak tetap ku bawa sampai aku pindah ke Bali,…

Continue Reading